Sunday, January 30, 2011

[FF] Until The End Part 3

Annyeong *lambai lambai*.Sekalian pengumuman aja klo aku gak bisa post ff sering sering soalnya udah mulai buaaaanyak tugas sekolah bertebaran dan PUN jadi mian klo nunggu lama hehe.
Happy Reading~^^

Title                : Until The End Part 3
Length            : suka suka saya :p
Genre             : Baca aja,nanti juga tau kok
Rating             : PG-15
Cast                :
·         Choi Minho (SHINee)
·         Lee Taemin (SHINee)
·         Lee Jinki (SHINee)
·         Park Chaerin
·         Lee Nayoung
Disclaimer      : THE PLOT IS MINE!!!The cast belong to God,Family,and SME
Previous Part : Part 1/Part 2/
I HATE PLAGIATOR!!!
Lee Taemin POV~*akhirnya ngomong jga nih bocah wkwk*
Kulihat Chaerin berjalan bersama Minho hyung menuju tempat parkir.Minho Hyung? Ne,aku memanggilnya Minho hyung karena kami berbeda satu tahun.Kami bisa seangkatan karena bukannya aku mau menyombongkan diri tapi ini semua berkat otak cemerlangku,aku masuk kelas aksel saat SD.
Kembali ke masalah,kenapa Minho hyung bersama Chaerin?Perasaan apa ini?Entah kenapa rasanya panas melihat mereka berdua dekat,sangat dekat dan berhasil membuatku cemburu.Apakah aku mencintai Chaerin?Inikah yang dinamakan cinta pada pandangan pertama?
Ya benar,kurasa aku mencintai Chaerin.Saat pertama kali kami bertemu karena insiden itu,dimana Chaerin marah marah pada Minho hyung.Sejak kami berkenalan aku selalu memperhatikannya,selain cantik dan manis dia juga lucu.
Saat istirahat tadi aku berencana mendekati Chaerin tapi sial.Chaerin malah terus terusan berbicara dengan Minho Hyung.Meski kulihat mereka terkadang bertengkar sebenarnya mereka saling menyukai.Dan lagi lagi itu membuatku panas.Sepertinya aku ini namja lembek,untuk mendekati yeoja saja susahnya minta ampun.Tapi aku harus berjuang mengalahkan Minho Hyung untuk mendapatkan Chaerin.
05.00 KST
Aku terbangun setelah alarm di hapeku berbunyi.Aku buru buru mandi dan sarapan.Setelah selesai aku langsung berangkat ke sekolah dengan motor sportku,rencanaku hari ini kembali mendekati Chaerin.
Di perjalanan menuju sekolah,aku melihat sosok yeoja yang sangat familiar sedang duduk di halte bus.Ah ternyata itu Chaerin.Aku memarkirkan motor sportku agak jauh agar Chaerin tak tahu kehadiranku.
Diam diam aku menghampirinya dan……….
HAAAPPP
Kututup kedua matanya dengan tanganku.
“Aigooo,siapa ini?Minho oppa ya?”
Mendengar jawabannya aku sedikit kesal,kenapa yang ada dipikirannya hanya Minho hyung?
Aku membuka kedua tanganku dan Chaerin berbalik.Dia agak terkejut melihat kehadiranku.
“Taemin-ah?ternyata kau”
“Ah ne,kau sedang menunggu bus Chaerin-ah?”
“Ne,dari tadi busnya  tak datang datang,ottokhae?bisa bisa aku telat.”
“Bagaimana kalo kita berangkat bersama?”
“Eeeng……….tapi-“
“Kajja!”
Belum selesai ia berbicara aku sudah menarik tangannya menuju motorku.
“Igeo,pakai ini” Aku memberikan helm kepada Chaerin.Untung saja aku membawa 2 helm.
“Engg……….gomawo oppa”
Mwo?Sejak kapan dia memanggilku oppa?Entahlah,rasanya senang sekali dia memanggilku oppa.*taemin lebe /plaakkk*
“Kajja,nanti kita telat lho”
“Ne”
“Pegang yang erat Chaerin-ah”
“Wae?”
“Sudahlah,pegang yang erat”
Aku langsung menginjak pedal gas.Aku melajukan motorku hampir 80 km per jam.Kurasakan tangan Chaerin mengalungkan tangannya erat diperutku.Senang sekali.
“Yaa Taemin oppa!!Jangan ngebut,bahaya tau!!!”
Meskipun aku mendengarnya dengan jelas aku berpura pura tak mendengarnya.
“Mwo?Aku tak dengar Chaerin-ah”
Aku pun menambah kecepatan motorku dan Chaerin langsung mengeratkan pegangannya.Aku pun tersenyum sepanjang perjalanan.
Sesampai di tempat parkir sekolah dapat kulihat Minho hyung juga baru saja datang.Minho hyung menatap kami berdua dengan tatapan yang sulita diartikan.Atau jangan jangan tatapan itu….tatapan cemburu?itu artinya Minho hyung menyukai Chaerin? Aniyoo kubuang jauh jauh pemikiran itu.
Seteleh Chaerin melepaskan helm-nya dia tersenyum kepadaku.
“Gomawo Taemin oppa” Jawab Chaerin sambil tersenyum.Aigoooo manis sekali.
“Cheonmaneyo” Balasku sambil tersenyum.
“Ya!!! Apa yang kalian berdua lakukan disini?”
Tanpa kusadari Minho hyung sudah berada di samping kami berdua.
“Ani,tadi Taemin oppa mengan-“
“Kajja Chaerin-ah,Annyeong Taemin”
Belum selesai Chaerin berbicara Minho hyung sudah menggenggam tangannya dan mengajak Chaerin pergi.
“A-annyeong hyung” Jawabku gelagapan.
Apakah benar Minho hyung menyukai Chaerin?
Minho POV~
Baru saja aku sampai disekolah,sudah disuguhkan pemandangan yang tidak mengenakan.
Apa yang dilakukan Taemin dengan Chaerin?Kenapa Chaerin bisa berangkat bersama Taemin?
Kulihat mereka dari kejauhan,mereka sama sama tersenyum pada satu sama lain.Hey hey hey aku sudah tak tahan lagi,rasanya panas melihat mereka berdua dekat.
Aku langsung menghampiri mereka berdua.Dapat kudengar Chaerin berterima kasih dan APA??!!Chaerin memanggil Taemin dengan embel embel “Oppa”??!! sama denganku berarti,Apa maksudnya ini??!!!
“Ya!!! Apa yang kalian berdua lakukan disini?”
To the point aku bertanya kepada mereka berdua.
“Ani,tadi Taemin oppa mengan-“
Aiiisshhh aku sudah tak tahan mendengar Chaerin memanggil Taemin dengan embel embel “Oppa” itu.
“Kajja Chaerin-ah,Annyeong Taemin”
Belum selesai Chaerin berbicara segera kupotong dan aku sudah menggenggam tangannya dan mengajak Chaerin masuk.
“A-annyeong hyung” Jawab Taemin.
Di kelas pelajaran pun dimulai.Kulihat dari tadi Chaerin hanya diam saja sejak tadi.
“Ya!!!mengapa kau diam saja?”
“Ani,kau ingin aku kuganggu hah?” Ketus sekali Chaerin.
“Ya!!!wae gurae??habisnya tak biasanya kau diam terus.”
“Sudahlah lupakan saja,tak ada gunanya berdebat denganmu,sebaiknya kita pikirkan bagaimana kita mendekatkan Nayoung dan Jinki oppa”
“Ah ne ne,Chaerin-ah”
“ Ne?”
“Hidungmu……..”
“Hidungku?waeyo?”
“Hidungmu……….berdarah”
Setelah kuberitahu hidungnya berdarah Ia segera keluar kelas dan meminta ijin ke songsaengnim.Kenapa Chaerin mimisan?Bukannya dia baik baik saja?
Aku pun segera keluar kelas dan menyusulnya.
Kulihat dia sedang membersihkan hidungnya dari darah di wastafel diruang kesehatan.Aku menghampirinya.
“Ya Chaerin-ah,Neo gwencana???!!!”
“Gwencanayo hehe” Dia tersenyum membalas pertanyaanku.Tapi seperti ada yang disembunyikan dariku.
“Sini aku bantu”
Tanpa persetujuannya aku membersihkan darah di hidung dengan Chaerin.Jarak antara kami berdua sangat dekat.Akhirnya mata kami bertemu,kami berdua sama sama mematung.Aku sangat ingin mengecupnya sekarang.Saat aku mulai mendekat Chaerin malah mendorongku sampai terjatuh.Tepat saat aku terjatuh bel istirahat pun berbunyi.
“Awwww”
“Aigooo Mianhae Oppa”
Chaerin membantuku berdiri dan aku tersenyum sendiri membayangkan aku mencoba untuk menciumnya tadi.Aahhh mungkin ini belum waktu yang tepat Minho.Dan ingat kau masih punya saingan yang tak lain sahabatmu sendiri,Lee Taemin.
“Ya kalau kau sakit bilang dong,nanti kita tak usah membahas tugas kelompok dulu”
“Yaahh oppa nanti kalo-“
“Ya!!! Sekali kali ikuti perkataanku,setelah pulang sekolah nanti aku akan mengantarmu,kau harus istirahat dirumah,dan satu lagi jangan menolak bantuanku,Arraseo?”
“Ne-ne,a-arraseo”
“Hei dan masalah mendekatkan Jinki dan Nayoung sepertinya kita tak harus bekerja keras,karena mereka sudah dekat dengan sendirinya,lihatlah itu”
Aku menunjuk kearah dua orang yang sedang kami bicarakan,mereka terlihat sedang bercanda bersama di kantin.
“Hahaha kau benar juga”
“Ya!!!! Chaerin-ah,neo gwencana??!!!”Taemin tiba tiba sudah berada diambang pintu kesehatan dan berjalan menuju Chaerin.
“Gwencanayo,akubaik baik saja kok.”
“Ya sebentar aku akan mengecek suhu badanmu.”
Mwoo??!!!!Taemin memegang dahi Chaerin untuk mengecek suhu tubuhnya??!! Dia sudah satu langkah didepanku mengenai skinship!!!!!Dasar Lee Taemin,awas kau!!!!
“Lumayan hangat,istirahatlah kau terlihat lelah Chaerin-ah”
“Arraseo arraseo,aku akan istirahat,kau sama lebaynya dengan Minho Oppa ckck”
“Ya!!!Aku bukannya lebai tapi hanya mengkhawatirkanmu!!!”
Jawabku berbarengan dengan Taemin,apa apaan ini hah??!!
“Hahahaha kalian ini,gomawo Minho oppa dan Taemin oppa karena sudah mengkhawatirkanku”
“Cheonmaneyo” Jawabku berbarengan lagi dengan Taemin.Kami saling menatap sinis,sepertinya pikiran Taemin sama dengan pikiranku sekarang.
                                                                     ~TBC~
TBC lagi TBC lagi wkwkwkwk seneng bgt klo nulis TBC *plaaakkk* karena idenya lagi stuck jadinya Cuma dikit deh ini part,Gomawo yang udah mau baca ^^

Saturday, January 29, 2011

[FF] Believe Me - OneShot



Annyeooonnnggg~ Akhirnya setelah hiatus sebulan aku kembali nulis FF lagi muahahahaha.Ini ff ceritanya lanjutan dari the series Unexpected Love.Jadi biar nyambung ceritanya baca dulu aja Unexpected Love~ ^^ 



Title                : Believe Me
Length            : Oneshot *mungkin?*
Genre             : Romance,angst
Rating             : PG15-17
Cast                :
·         Kim Jonghyun (SHINee)
·         Choi Minho (SHINee)
·         Park Hyerin (As You)


Disclaimer   : THE PLOT IS MINE!!!The cast belong to God,Family,and SME
I HATE PLAGIATOR!!!

Minho POV~
Hyerin menangis di pelukanku,aku semakin memeluknya erat agar Ia tenang,Hyerin bukan lagi yeoja sekuat dulu,dirinya kini rapuh.Apakah ini gara gara kedatanganku?Mengapa aku menghancurkan kehidupan orang lain bahkan sahabatku sendiri?Apa yang aku lakukan?Haruskah aku melepaskannya? Tapi ada sesuatu yang mengganjal di hatiku,ya aku mencintai Hyerin,aku tak mau orang lain menyakitinya,tapi malah aku sendiri yang menyakiti dirinya.
Setelah Hyerin mulai tenang aku pun berkata tepat di telinganya.
“Hyerin-ah kembalilah pada Jonghyun.”
“Tapi oppa-“Belum selesai Ia memberikan alasannya aku sudah memotong perkataannya.
“Sudahlah Hyerin-ah,ini semua bukan salah Jonghyun ini juga salahku,dan kau tau?Aku tak mau orang yang kucintai menderita karena ke egoisanku,maka kembalilah padanya.”Ya meskipun aku mencintai Hyerin aku harus belajar melepaskannya demi kebahagiaannya.
“Sekarang pulanglah,tak baik seorang yeoja bertamu malam malam ke rumah namja,dan ingat kau harus kembali pada Jonghyun,arra?” Aku tersenyum meskipun terpaksa,jauh didalam hati ini sakit,tapi aku harus melihat orang yang kucintai bahagia.
“Ne,gomawo oppa,kau memang sahabat yang paling baik seeeeeedunia,Annyeong”
“Annyeong,kejar dia Hyerin-ah!!!”Balasku.Setelah aku menutup pintu aku memikirkan kata katanya.Sahabat? Ya mungkin sahabat sudah cukup untuk kami berdua.Semoga apa yang dikatakan orang orang benar,jangan mencari cinta karena cinta akan datang padamu dengan sedirinya.
Hyerin POV~
Aku terus berlari menuju rumah Jonghyun.Aku sudah tidak bisa membendung air mataku yang sebentar lagi akan membasahi kedua pipiku.Hujan pun turun dan sepertinya Tuhan tau akan suasana hatiku sekarang.Dan saat hujan mulai deras aku ikut menangis.Aku menghapus air mataku meskipun aku tahu itu percuma karena hujan membuatku seperti orang menangis.Aku teringat selama seminggu ini bersama Jonghyun.Aku tahu seminggu hanya waktu yang sebentar dan berhasil membuatku jatuh cinta kepada seorang Kim Jonghyun.Ya aku mencintai Kim Jonghyun.Meski awalnya kami saling bertengkar dan membenci maksudku mungkin hanya aku yang membencinya dulu dan tak diduga aku mulai menyukainya.Kim Jonghyun aku mencintaimu.Aku selalu merasa nyaman dan hangat bila kau selalu didekatku.Aku tak mau kau pergi jauh dariku.Aku membutuhkkan dirimu Kim Jonghyun.Aku serasa tak bisa hidup tanpanya.Mungkin ini terdengar sangat melebihkan dan egois tapi inilah kenyataannya.Dan kau tahu?Sepertinya ini karma karena aku membencimu dulu.Sehingga Tuhan merencanakan ini semua.Seperti kata orang orang,benci merupakan awal dari kita tertarik dan mulai menyukai pada seseorang.Dan hal itu terjadi padaku.Seorang Park Hyerin yang dulu membenci dan bermusuhan dengan namja bernama Kim Jonghyun.Mungkin aku juga harus berterima kasih kepada appa dan appanya Kim Jonghyun yang telah merencanakan perjodohan ini.
Dan akhirnya aku pun sampai didepan pintu rumahnya.Napasku terengah engah,memang jarak rumahku dan rumah Jonghyun tidaklah dekat.Aku memberanikan diri memencet bel yang ada disebelah pintu rumahnya.Saat aku akan memncet bel yang kedua kali….
CKLEKK………….
“Nuguse….”
Jonghyun POV~
“Nuguse….”
Tepat saat kubuka pintu rumahku kulihat yeoja didepanku.Yeoja yang kurindukan dan ingin kupeluk yeoja itu.Bisa kulihat dirinya basah kuyup karena hujan dan matanya yang memerah seperti habis menangis.Dengan cepat aku langsung menarik tubuhnya yang mungil itu kedalam pelukanku.Aku memeluknya dengan erat.
Author POV~ *Akhirnya author kebagian ngomong huahahaha*
Cukup lama Jonghyun dan Hyerin berpelukan.Tak ada satupun dari mereka yang memulai pembicaraan.
“Mianhe”
Itulah kata kata yang keluar dari mulut mereka berdua secara bersamaan.
“Kau dulu oppa” Kata Hyerin.
“Ani,ladies first” Kata Jonghyun sambil membelai rambut Hyerin halus masih dalam posisi berpelukan.
“Geurae,mianhae oppa karena telah menyakitimu” Kata Hyerin masih membenamkan wajahnya di dada Jonghyun.
“Aniyo,seharusnya aku yang meminta maaf,tak seharusnya aku terlalu cemburu dengan sahabatmu itu ditambah aku sedikit emosi tadi,sehingga aku tak sadar memukulinya,mianhae Hyerin-ah,aku berjanji tak akan melakukan hal seperti itu lagi” Jelas Jonghyun panjang lebar.
“Yakso?” Hyerin mengacungkan kelingkingnya kepada Jonghyun.
Jonghyun pun membalasnya “ Yakso”
“Hyerin-ah?” Lanjut Jonghyun masih sambil memandangi wajah Hyerin.
“Hmmm??”
“Kajja masuk,kalau kau basah kuyup seperti ini bisa bisa kau sakit,aku tak mau princessku sakit” Jelas Jonghyun yang sudah seperti dokter.
“’Ne ne,kajja” Jawab Hyerin sambil sedikit terkekeh.
Jonghyun menyuruh Hyerin untuk duduk di sofa sementara Jonghyun mengambilkan handuk dan pakaian yang mungkin cocok untuk Hyerin.
“Eeerrr oppa,mana appamu?” Tanya Hyerin yang dari tadi mencari sosok ahjushi yang ia maksud.
“appa?dia sedang ada rapat di kantor,mungkin akan pulang malam…….”
Hyerin hanya ber”O”ria mendengar jawaban dari namjachingunya itu.
“Igeo,pakailah ini dan keringkan rambutmu”
“Ne gomawo oppa”
Sekitar 10 menit kemudian Hyerin keluar dari kamar mandi dengan kemeja kebesaran yang ia pakai.Ia kembali duduk disebelah Jonghyun yang sedang menonton tv.
“Eeeerrr oppa gomawo”
“Eng? Kenapa daritadi kau berterima kasih terus Princess?”
“Aniyoo hahaha” Jawab Hyerin sambil tertawa,meski tawanya itu dipaksakan.
“Oppa,apakah kau akan selalu bersamaku?”
“Eng?waeyo?mengapa tiba tiba……….” Jawab Jonghyun sambil mematikan tv.
“Sudahlah jawab saja” Hyerin terlihat serius kali ini.
“Apakah kau akan bersamaku?kau akan selalu disisiku kan?oppa kau tidak akan meninggalkanku kan?apakah kau—“
Pertanyaan Hyerin terhenti karena terkunci oleh bibir Jonghyun.Hyerin tidak bisa berkutik.Ciuman mereka semakin memanas.Hyerin pun tersadar dan langsung mendorong tubuh Jonghyun.
“Ya jawab pertanyaanku dulu Kim Jonghyun!!!”
“Hey,Believe Me girl,I’ll always beside you and near you,I’ll always protect you everyday from now on,I’ll always love you until I die,I’ll love you with all my heart,Believe Me girl”
Mendengar kata kata Jonghyun,Hyerin menjadi tersenyum dan entah kenapa meski kata kata Jonghyun tidak romantis tapi Ia berpikir kata kata Jonghyun sangatlah romantis.
“Gomawo” Jawab Hyerin sambil tersenyum.
Jonghyun mulai mendekat ke wajah Hyerin.Hyerin sudah tidak menolak lagi.Dan lagi lagi…………………….
Cupp……………….
Bibir Jonghyun mendarat di bibir Hyerin yang tipis dan lembut.Ciuman mereka semakin memanas.Hyerin pun pasrah dengan sikap Jonghyun yang menjadi liar.Sekarang Jonghyun sudah menindih Hyerin dan masih sambil menciuminya.
>>>>>>>>>>>>>>>>SKIP SKIP SKIP SKIP SKIP SKIP SKIP SKIP SKIP<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<
*Ingat ingat di ff ini NO NC ya hehehe*
1 Week Later~
Yeoja itu memandangi dirinya sekali lagi di cermin.Ia ragu dengan pilihannya apakah sudah tepat.Apakah Ia akan bahagia nantinya.Yeoja itu memandang bayangan dirinya di cermin yang mengenakan dress pengantin warna putih yang menambah dirinya semakin cantik.
DAG DIG DUG….
Itulah yang dirasakan yeoja itu.Sebentar lagi Ia akan mengikrarkan janji di altar tepat dimana banyak orang disana.Meskipun yang datang hanya keluarga dan sanak saudara.
Hyerin POV~
“Hyerin-ah,kajja…….para tamu sudah menunggu” Jawab Kim ahjushi.
“Ne appa,kajja” Aku mengikuti appa dari belakang.
Sesampai ditempat aku semakin nervous.Sepertinya aku demam panggung.
“Hwaiting Hyerin-ah!!!” Kim ahjushi mencoba menyemangatiku dan itupun berhasil membuatku lebih rileks.
“Hwaiting!!!!!” Jawabku membalas Kim Ahjushi.
Saat pintu dibuka dapat kulihat altar yang megah dan para tamu sudah duduk dengan rapi.Di altar kulihat namja itu.Kim Jonghyun.Dan sebentar lagi margaku berganti dan menjadi Kim Hyerin.Senang,gelisah,khawatir,bingung,terharu,semua perasaan itu tercampur menjadi satu.Aku tak tau apa yang kurasakan ini,Yang jelas jantungku masih berdegup dengan kencang.Kim ahjushi menuntunku menuju altar tempat Jonghyun berdiri.Dan kulihat Minho oppa juga menghadiri acara pernikahanku.Ya hubungan Jonghyun oppa dan Minho oppa membaik,mereka lebih sering bersama dan sering bercanda bersama,itu membuatku sangat lega.Kulihat sekeliling lagi,appa duduk di kursi paling depan,melihatnya sendirian aku jadi teringat omma di surga.Ah kenapa air mataku keluar? Dengan segera aku langsung menghapusnya.Sampai di altar Kim ahjushi menyerahkanku kepada Jonghyun yang ada disampingku sekarang Jonghyun terlihat…………………….sangat tampan.Dia pun balas memandangku dan tersenyum.
Dia membisikan sesuatu padaku”Believe me,I’ll make you always happy”
Kata kata itu berhasil membuatku lebih rileks.Setelah mengatakan janji itu kini saatnya kedua mempelai berciuman.Dengan kilat Jonghyun mencium keningku.Huufftt untung saja dia hanya mencium keningku.Meskipun sudah berkali kali tapi tetap saja selalu membuat jantungku berdegup dengan kencang.
Hari ini hari yang cukup melelahkan.Kami pun sampai di apartement baru milik kami berdua.Aku masih mengenakan dress pengantin dan eunhyuk masih memakai jas.
Aku pun langsung menuju tempat tidur dan merebahkan badanku.Jonghyun pun mengikuti ku merebahkan diri.
“Yeobo,gomawo”
“Cheonmane yeobo”Jawabku sambil mengelus pipinya.
“Enggg yeobo bagaimana kalo kita sekarang……………….make a baby?”
“MWO??!!!!!YA KIM JONGHYUN APA YANG KAU PIKIRKAN??!!!!!DASAAARRR OTAK MESUM!!!!!”
~FIN~
Huaaaaaaaaaaaaaaaaaahhhhh akhirnya selesai juga,entah kenapa seneng banget pas nulis fin hehehe *plaaaakk*.Moga aja ni ff dapat bermanfaat bagi kita semua*lah?*.Ya udah gomawo yang udah mau baca ^^

Tuesday, December 28, 2010

[FF] Let You Go-Drabble


Annyeong hohoho bisa juga bikin ff drabble lagi,dan 1st ff saya yang  oneshot itu kayaknya lebih tepat dibilang drabble TT.TT Oh ya ff ini terinspirasi dari lagu DBSK – Doushite Huaaaaaa jadi kangen mereka *curcol* Ntar pas baca biar dapet feel-nya sambil dengerin Doushite aja.
Happy Reading~ ^^

Title                : Let You Go
Length            : Drabble
Genre             : Baca aja,nanti juga tau kok
Rating             : PG-15
Cast                :
·         Lee Jinki (SHINee)
·         Han Minrin
·         Choi Minho (SHINee)
Disclaimer      : THE PLOT IS MINE!!!The cast belong to God,Family,and SME
I HATE PLAGIATOR!!!
Aku masih ingat saat pertama kali kita bertemu
Saat kau memperkenalkan dirimu
Yang cantik seperti dewi yang ada di bulan
Entah perasaan apa ini
Perasaan selalu ingin ada didekatmu
Menjagamu dan menghiburmu
Saat akhir hayatku nanti
Tapi itu semua tak sesuai harapanku
Kau memilih orang lain
Membuat hatiku hancur berkeping keeping
Mengapa kau melakukan ini kepadaku?
Lee Jinki POV~
Flashback~
Aku sedang berjalan jalan di jembatan Han.Pemandangan dari sini memang sangat indah,Melihatkan keindahan kota Seoul.Banyak anak anak sekarang menghabiskan waktunya disini dengan pasangan masing masing.Sedangkan aku?Entahlah,biarkan yang diatas menentukannya.Mungkin ini belum saatnya aku memiliki pasangan.Soal cinta? Sudah lama aku tak mengatakan hal tersebut semenjak…….
“Annyeonghaseyo” Sapa seseorang dari arah belakang.Suara yang sangat aku hafal dan rindukan.
“Annyeonghase- Min-Minrin?” Belum sempat aku membalas sapaannya aku terkejut.Han Minrin.Yeoja yang membuatku jatuh cinta dan membuat hatiku pecah berkeping keping.
“Annyeong Jinki-ah,sudah lama kita tak bertemu” Senyumnya membuatku ikut tersenyum.Bertemu dengannya lagi mengingatkan pada masa masa manis kami dulu.
“Annyeong Minrin,bagaimana keadaanmu sekarang?”Tanyaku khawatir.Khawatir?Tentu saja.Kami sudah tak bertemu hamper 5 tahun,dan aku masih mengingatnya sampai sekarang,dan mungkin aku akan mengingatnya sampai ajal menjemputku.
“Na gwencana,kau tak berubah Jinki,selalu perhatian pada orang lain” Pujinya dia kepadaku.Apakah kau tau?Dulu aku tak terlalu memperhatikan orang orang disekitarku,semenjak bertemu dengannya aku mulai perhatian kepada orang lain,terutama dirinya.
“Hahaha kau juga……..” Hening seketika menyeliputi kami berdua.
“Jinki-ah,minggu depan aku akan menikah”
DEEEGGG Mendengar kata kata itu hatiku hancur seketika.Hancur berkeping keping.Yeoja yang selama ini kucintai akan menikah dengan orang lain.Apakah dia tau perasaanku kepadanya selama ini? Rasanya sia sia bila aku mengatakan perasaanku sekarang.Badanku serasa lemas seketika,tapi kau harus kuat Lee Jinki.
“Jinjjayo?Uwaaaaa cukhaeeee” Aku berusaha tersenyum kepadanya.Meskipun ini senyuman pahit.Aku pun memeluknya sambil memberinya selamat.Yah mungkin ini pertemuan terakhir kami.
“Gomawoyooo,bolehkah aku meminta satu permintaan?”
“Tentu saja,kau kan sahabatku sejak dulu” Kata kata itu terlontar begitu saja dari mulutku.Mungkin ini memang bukan jodohku dan kata “sahabat” lebih tepat untuk kami.Dunia ini serasa tak adil.Tapi ini sudah kehendak yang diatas.
“Maukah kau jadi pendampingku saat di pernikahan nanti?”
“Tentu saja,sekali lagi selamat ya Minrin” Mengapa aku mau menerima permintaan itu?Apakah aku sudah terlanjur mencintainya?
“Oh ya Jinki-ah ini undangannya aku harus pulang dulu,jangan lupa arrachi? Annyeong”
Dia pergi begitu saja.Aku tersenyum membalasnya saat dia melambaikan tangannya.Badanku lemas sekali,sepertinya lebih baik aku pulang.
@ Jinki’s House
Sesudah mandi aku berjalan menuju ruang santai,rasanya segar sekali meskipun badanku masih lemas.Kulihat undangan yang diberikan Minrin tadi masih terbungkus rapi diatas sofa.Aku pun menghampiri undangan tersebut dan membukanya.
Undangan warna cokelat muda bersimbolkan “M&M”.Warna cokelat muda,warna favorit Minrin.Aku mulai membuka halaman halaman.
“M&M”
Choi Minho & Han Minrin
Ternyata lelaki beruntung yang mendapatkan Minrin adalah Choi Minho.Ya aku masih ingat Choi Minho.Dia sangat popular di SMA kami.Semua yeoja tergila gila dengannya.Dia mendapatkan sebutan “Perfect Man” yang sangat sesuai dengan dirinya yang sempurna.Dibandingkan denganku aku hanya namja biasa biasa saja,dan tak ada yeoja yang mau dekat denganku kecuali Minrin.
Rasanya aku ingin menangis sekarang.Namja macam apa aku ini?Cengeng sekali.Aku berusaha menahan air mataku meskipun membuatku sakit.Ya sakit yang amat mendalam.Luka yang tak bisa disembuhkan.Aku menaruh udangan itu dan menatapnya dengan tatapan kosong.
Aku pun memandang foto yang ada disamping tv.Foto seorang yeoja dan namja tertawa bersama.Sang yeoja merangkul namja itu dan sebaliknya.Mereka terlihat bahagia sekali.
Aku mendekat ke tv dan mengambil foto yang terbingkai indah itu.
“Apakah kau tau Minrin?Aku sangat mencintaimu…..” Aku menaruh bingkai itu dan menuju ke kamar,aku sangat lelah dan ingin tidur.
1 Week Later~
Aku sudah memakai tuxedo warna hitam untuk pernikahan Minrin nanti.Tak lupa sebelum berangkat aku berdoa kepada yang diatas.Tuhan,semoga aku kuat menghadapi semua ini.Aku tau ini semua adalah kehendakMu,dan aku akan mensyukurinya karena aku tahu,apa yang telah Engkau rencanakan pasti adalah yang terbaik untukku.
Sesampai di gedung pernikahan aku menuju tempat dimana Minrin dirias.Kulihat dia memakai gaun putih yang sangat sesuai dengan badannya dan membuat dirinya semakin cantik,sangat cantik.
“Jinki-ah,bagaimana?”
“Neomu yeppo” Jawabku kepadanya.Senyuman mengembang di wajahnya,aku pun ikut tersenyum dan aku sedikit memaksakan senyuman itu.
“Minrin-ah,cepat acara akan segera dimulai” Kata eomma Minrin.
“Jinki-ah,kajja”
“Ne” Jawabku singkat.Tuhan kuatkanlah aku.
Aku dan Minrin sudah siap menunggu aba aba agar kami memasuki ruangan.Aku menggandeng lengan Minrin,Aku berharap bahwa Choi Minho itu adalah aku.Mimik wajah Minrin menjadi khawatir,tangannya mendingin dan sepertinya dia nervous.
“Minrin-ah Hwaiting”  Aku mengepalkan tanganku dan memberinya semangat.
“Ne,hwaiting” Dia mengikuti gerakanku dan mimic wajahnya berubah agak tenang.
Saat kami berdua diberi aba aba kami langsung memasuki ruangan.Berjalan diatas karpet menuju altar.Dimana iya akan menyatakan janji suci dan menjadi istri sah dari seorang Choi Minho.Aku hanya bisa menghela napasku.Setelah Ia sampai di altar aku duduk di bangku kedua dari depan.
Selama acara itu aku hanya merenungkan nasibku.Yah mungkin memang ini belum saatnya untukku tahu apa arti dari cinta.Dan Tuhan mengajariku satu hal,bila kau mencintai seseorang buatlah orang itu bahagia.Tapi jika Ia bahagia dengan orang lain maka lepaskanlah dia.Mungkin dia akan lebih bahagia apabila dengan orang lain.
Meski itu terasa sakit aku akan berusaha melupakannya.Tapi apakah kau tau?Semakin lama aku berusaha melupakannya semakin dalam cintaku untuknya.
Sesaat aku berpikir mengapa Minrin tega melakukan ini kepadaku.Lalu aku sadar bahwa Minrin lebih mencintai orang lain.Mungkin lebih baik hanya satu orang saja yang tersakiti hatinya,yaitu aku.Aku tak mau Minrin tersakiti juga hatinya.
2 Hours Later~
Akhirnya acara selesai.Minho dan Minrin menuju keluar dan sesaat mereka berbicara kepadaku.
“Jinki,gomawo kau sudah mau menjadi pendamping Minrin” Kata Minho
“gomawo Jinki,kau memang sahabatku paling baik sedunia” tambah Minrin.
“Ahahaha aku tak melakukan apa apa kok,sudah sana kalian berdua berangkat,sopirnya sudah menunggu” Jawabku berusaha tersenyum kepada mereka berdua.
“Ya sudah,annyeong Jinki” Sapa mereka berdua.
Mereka berdua segera masuk kedalam mobil itu.Mobil itu mulai melaju semakin jauh dan jauh.
Ya mungkin ini sudah takdir.Takdir yang harus disyukuri.Takdir suka maupun duka.Dan aku mensyukurinya.Mungkin benar ini belum takdirku.Mungkin hati ini juga akan sakit sampai aku mati nanti dan aku harus berusaha melepaskannya.
Cinta
Hal yang dapat membuatmu bahagia dan sedih secara bersamaan
Dan terkadang kau harus melepaskan cinta
Demi orang yang kau cintai
Mungkin melepaskan cinta tidak mudah
Karena kau sudah terlanjur jatuh cinta dengan orang itu
Kau harus belajar melepaskan cintamu pergi
Meski hal itu membuat hatimu tersakiti
Tapi itu semua demi kebahagiaan orang yang kita cintai
Kita akan bahagia melihat orang yang kita cintai bahagia
Meski hal itu dalam arti melepaskannya pergi
THE END~
Akhirnya selesai huahahahahaha.Mungkin banyak yang aku ambil ceritanya dari mv doushite tapi ada perbedaannya kok.Aku suka banget tu lagu doushite,kapan kapan sih mau bikin yang versi stand by you *malah promosi* tapi gak janji loh ya.Soalnya liburan udah mau selese dan kayaknya waktu buat bikin ff bakal tersita Huaaaaaaa T.T.Ya udah gomawo ^^