Tuesday, December 28, 2010

[FF] Let You Go-Drabble


Annyeong hohoho bisa juga bikin ff drabble lagi,dan 1st ff saya yang  oneshot itu kayaknya lebih tepat dibilang drabble TT.TT Oh ya ff ini terinspirasi dari lagu DBSK – Doushite Huaaaaaa jadi kangen mereka *curcol* Ntar pas baca biar dapet feel-nya sambil dengerin Doushite aja.
Happy Reading~ ^^

Title                : Let You Go
Length            : Drabble
Genre             : Baca aja,nanti juga tau kok
Rating             : PG-15
Cast                :
·         Lee Jinki (SHINee)
·         Han Minrin
·         Choi Minho (SHINee)
Disclaimer      : THE PLOT IS MINE!!!The cast belong to God,Family,and SME
I HATE PLAGIATOR!!!
Aku masih ingat saat pertama kali kita bertemu
Saat kau memperkenalkan dirimu
Yang cantik seperti dewi yang ada di bulan
Entah perasaan apa ini
Perasaan selalu ingin ada didekatmu
Menjagamu dan menghiburmu
Saat akhir hayatku nanti
Tapi itu semua tak sesuai harapanku
Kau memilih orang lain
Membuat hatiku hancur berkeping keeping
Mengapa kau melakukan ini kepadaku?
Lee Jinki POV~
Flashback~
Aku sedang berjalan jalan di jembatan Han.Pemandangan dari sini memang sangat indah,Melihatkan keindahan kota Seoul.Banyak anak anak sekarang menghabiskan waktunya disini dengan pasangan masing masing.Sedangkan aku?Entahlah,biarkan yang diatas menentukannya.Mungkin ini belum saatnya aku memiliki pasangan.Soal cinta? Sudah lama aku tak mengatakan hal tersebut semenjak…….
“Annyeonghaseyo” Sapa seseorang dari arah belakang.Suara yang sangat aku hafal dan rindukan.
“Annyeonghase- Min-Minrin?” Belum sempat aku membalas sapaannya aku terkejut.Han Minrin.Yeoja yang membuatku jatuh cinta dan membuat hatiku pecah berkeping keping.
“Annyeong Jinki-ah,sudah lama kita tak bertemu” Senyumnya membuatku ikut tersenyum.Bertemu dengannya lagi mengingatkan pada masa masa manis kami dulu.
“Annyeong Minrin,bagaimana keadaanmu sekarang?”Tanyaku khawatir.Khawatir?Tentu saja.Kami sudah tak bertemu hamper 5 tahun,dan aku masih mengingatnya sampai sekarang,dan mungkin aku akan mengingatnya sampai ajal menjemputku.
“Na gwencana,kau tak berubah Jinki,selalu perhatian pada orang lain” Pujinya dia kepadaku.Apakah kau tau?Dulu aku tak terlalu memperhatikan orang orang disekitarku,semenjak bertemu dengannya aku mulai perhatian kepada orang lain,terutama dirinya.
“Hahaha kau juga……..” Hening seketika menyeliputi kami berdua.
“Jinki-ah,minggu depan aku akan menikah”
DEEEGGG Mendengar kata kata itu hatiku hancur seketika.Hancur berkeping keping.Yeoja yang selama ini kucintai akan menikah dengan orang lain.Apakah dia tau perasaanku kepadanya selama ini? Rasanya sia sia bila aku mengatakan perasaanku sekarang.Badanku serasa lemas seketika,tapi kau harus kuat Lee Jinki.
“Jinjjayo?Uwaaaaa cukhaeeee” Aku berusaha tersenyum kepadanya.Meskipun ini senyuman pahit.Aku pun memeluknya sambil memberinya selamat.Yah mungkin ini pertemuan terakhir kami.
“Gomawoyooo,bolehkah aku meminta satu permintaan?”
“Tentu saja,kau kan sahabatku sejak dulu” Kata kata itu terlontar begitu saja dari mulutku.Mungkin ini memang bukan jodohku dan kata “sahabat” lebih tepat untuk kami.Dunia ini serasa tak adil.Tapi ini sudah kehendak yang diatas.
“Maukah kau jadi pendampingku saat di pernikahan nanti?”
“Tentu saja,sekali lagi selamat ya Minrin” Mengapa aku mau menerima permintaan itu?Apakah aku sudah terlanjur mencintainya?
“Oh ya Jinki-ah ini undangannya aku harus pulang dulu,jangan lupa arrachi? Annyeong”
Dia pergi begitu saja.Aku tersenyum membalasnya saat dia melambaikan tangannya.Badanku lemas sekali,sepertinya lebih baik aku pulang.
@ Jinki’s House
Sesudah mandi aku berjalan menuju ruang santai,rasanya segar sekali meskipun badanku masih lemas.Kulihat undangan yang diberikan Minrin tadi masih terbungkus rapi diatas sofa.Aku pun menghampiri undangan tersebut dan membukanya.
Undangan warna cokelat muda bersimbolkan “M&M”.Warna cokelat muda,warna favorit Minrin.Aku mulai membuka halaman halaman.
“M&M”
Choi Minho & Han Minrin
Ternyata lelaki beruntung yang mendapatkan Minrin adalah Choi Minho.Ya aku masih ingat Choi Minho.Dia sangat popular di SMA kami.Semua yeoja tergila gila dengannya.Dia mendapatkan sebutan “Perfect Man” yang sangat sesuai dengan dirinya yang sempurna.Dibandingkan denganku aku hanya namja biasa biasa saja,dan tak ada yeoja yang mau dekat denganku kecuali Minrin.
Rasanya aku ingin menangis sekarang.Namja macam apa aku ini?Cengeng sekali.Aku berusaha menahan air mataku meskipun membuatku sakit.Ya sakit yang amat mendalam.Luka yang tak bisa disembuhkan.Aku menaruh udangan itu dan menatapnya dengan tatapan kosong.
Aku pun memandang foto yang ada disamping tv.Foto seorang yeoja dan namja tertawa bersama.Sang yeoja merangkul namja itu dan sebaliknya.Mereka terlihat bahagia sekali.
Aku mendekat ke tv dan mengambil foto yang terbingkai indah itu.
“Apakah kau tau Minrin?Aku sangat mencintaimu…..” Aku menaruh bingkai itu dan menuju ke kamar,aku sangat lelah dan ingin tidur.
1 Week Later~
Aku sudah memakai tuxedo warna hitam untuk pernikahan Minrin nanti.Tak lupa sebelum berangkat aku berdoa kepada yang diatas.Tuhan,semoga aku kuat menghadapi semua ini.Aku tau ini semua adalah kehendakMu,dan aku akan mensyukurinya karena aku tahu,apa yang telah Engkau rencanakan pasti adalah yang terbaik untukku.
Sesampai di gedung pernikahan aku menuju tempat dimana Minrin dirias.Kulihat dia memakai gaun putih yang sangat sesuai dengan badannya dan membuat dirinya semakin cantik,sangat cantik.
“Jinki-ah,bagaimana?”
“Neomu yeppo” Jawabku kepadanya.Senyuman mengembang di wajahnya,aku pun ikut tersenyum dan aku sedikit memaksakan senyuman itu.
“Minrin-ah,cepat acara akan segera dimulai” Kata eomma Minrin.
“Jinki-ah,kajja”
“Ne” Jawabku singkat.Tuhan kuatkanlah aku.
Aku dan Minrin sudah siap menunggu aba aba agar kami memasuki ruangan.Aku menggandeng lengan Minrin,Aku berharap bahwa Choi Minho itu adalah aku.Mimik wajah Minrin menjadi khawatir,tangannya mendingin dan sepertinya dia nervous.
“Minrin-ah Hwaiting”  Aku mengepalkan tanganku dan memberinya semangat.
“Ne,hwaiting” Dia mengikuti gerakanku dan mimic wajahnya berubah agak tenang.
Saat kami berdua diberi aba aba kami langsung memasuki ruangan.Berjalan diatas karpet menuju altar.Dimana iya akan menyatakan janji suci dan menjadi istri sah dari seorang Choi Minho.Aku hanya bisa menghela napasku.Setelah Ia sampai di altar aku duduk di bangku kedua dari depan.
Selama acara itu aku hanya merenungkan nasibku.Yah mungkin memang ini belum saatnya untukku tahu apa arti dari cinta.Dan Tuhan mengajariku satu hal,bila kau mencintai seseorang buatlah orang itu bahagia.Tapi jika Ia bahagia dengan orang lain maka lepaskanlah dia.Mungkin dia akan lebih bahagia apabila dengan orang lain.
Meski itu terasa sakit aku akan berusaha melupakannya.Tapi apakah kau tau?Semakin lama aku berusaha melupakannya semakin dalam cintaku untuknya.
Sesaat aku berpikir mengapa Minrin tega melakukan ini kepadaku.Lalu aku sadar bahwa Minrin lebih mencintai orang lain.Mungkin lebih baik hanya satu orang saja yang tersakiti hatinya,yaitu aku.Aku tak mau Minrin tersakiti juga hatinya.
2 Hours Later~
Akhirnya acara selesai.Minho dan Minrin menuju keluar dan sesaat mereka berbicara kepadaku.
“Jinki,gomawo kau sudah mau menjadi pendamping Minrin” Kata Minho
“gomawo Jinki,kau memang sahabatku paling baik sedunia” tambah Minrin.
“Ahahaha aku tak melakukan apa apa kok,sudah sana kalian berdua berangkat,sopirnya sudah menunggu” Jawabku berusaha tersenyum kepada mereka berdua.
“Ya sudah,annyeong Jinki” Sapa mereka berdua.
Mereka berdua segera masuk kedalam mobil itu.Mobil itu mulai melaju semakin jauh dan jauh.
Ya mungkin ini sudah takdir.Takdir yang harus disyukuri.Takdir suka maupun duka.Dan aku mensyukurinya.Mungkin benar ini belum takdirku.Mungkin hati ini juga akan sakit sampai aku mati nanti dan aku harus berusaha melepaskannya.
Cinta
Hal yang dapat membuatmu bahagia dan sedih secara bersamaan
Dan terkadang kau harus melepaskan cinta
Demi orang yang kau cintai
Mungkin melepaskan cinta tidak mudah
Karena kau sudah terlanjur jatuh cinta dengan orang itu
Kau harus belajar melepaskan cintamu pergi
Meski hal itu membuat hatimu tersakiti
Tapi itu semua demi kebahagiaan orang yang kita cintai
Kita akan bahagia melihat orang yang kita cintai bahagia
Meski hal itu dalam arti melepaskannya pergi
THE END~
Akhirnya selesai huahahahahaha.Mungkin banyak yang aku ambil ceritanya dari mv doushite tapi ada perbedaannya kok.Aku suka banget tu lagu doushite,kapan kapan sih mau bikin yang versi stand by you *malah promosi* tapi gak janji loh ya.Soalnya liburan udah mau selese dan kayaknya waktu buat bikin ff bakal tersita Huaaaaaaa T.T.Ya udah gomawo ^^

No comments:

Post a Comment