Tuesday, December 28, 2010

[FF] Let You Go-Drabble


Annyeong hohoho bisa juga bikin ff drabble lagi,dan 1st ff saya yang  oneshot itu kayaknya lebih tepat dibilang drabble TT.TT Oh ya ff ini terinspirasi dari lagu DBSK – Doushite Huaaaaaa jadi kangen mereka *curcol* Ntar pas baca biar dapet feel-nya sambil dengerin Doushite aja.
Happy Reading~ ^^

Title                : Let You Go
Length            : Drabble
Genre             : Baca aja,nanti juga tau kok
Rating             : PG-15
Cast                :
·         Lee Jinki (SHINee)
·         Han Minrin
·         Choi Minho (SHINee)
Disclaimer      : THE PLOT IS MINE!!!The cast belong to God,Family,and SME
I HATE PLAGIATOR!!!
Aku masih ingat saat pertama kali kita bertemu
Saat kau memperkenalkan dirimu
Yang cantik seperti dewi yang ada di bulan
Entah perasaan apa ini
Perasaan selalu ingin ada didekatmu
Menjagamu dan menghiburmu
Saat akhir hayatku nanti
Tapi itu semua tak sesuai harapanku
Kau memilih orang lain
Membuat hatiku hancur berkeping keeping
Mengapa kau melakukan ini kepadaku?
Lee Jinki POV~
Flashback~
Aku sedang berjalan jalan di jembatan Han.Pemandangan dari sini memang sangat indah,Melihatkan keindahan kota Seoul.Banyak anak anak sekarang menghabiskan waktunya disini dengan pasangan masing masing.Sedangkan aku?Entahlah,biarkan yang diatas menentukannya.Mungkin ini belum saatnya aku memiliki pasangan.Soal cinta? Sudah lama aku tak mengatakan hal tersebut semenjak…….
“Annyeonghaseyo” Sapa seseorang dari arah belakang.Suara yang sangat aku hafal dan rindukan.
“Annyeonghase- Min-Minrin?” Belum sempat aku membalas sapaannya aku terkejut.Han Minrin.Yeoja yang membuatku jatuh cinta dan membuat hatiku pecah berkeping keping.
“Annyeong Jinki-ah,sudah lama kita tak bertemu” Senyumnya membuatku ikut tersenyum.Bertemu dengannya lagi mengingatkan pada masa masa manis kami dulu.
“Annyeong Minrin,bagaimana keadaanmu sekarang?”Tanyaku khawatir.Khawatir?Tentu saja.Kami sudah tak bertemu hamper 5 tahun,dan aku masih mengingatnya sampai sekarang,dan mungkin aku akan mengingatnya sampai ajal menjemputku.
“Na gwencana,kau tak berubah Jinki,selalu perhatian pada orang lain” Pujinya dia kepadaku.Apakah kau tau?Dulu aku tak terlalu memperhatikan orang orang disekitarku,semenjak bertemu dengannya aku mulai perhatian kepada orang lain,terutama dirinya.
“Hahaha kau juga……..” Hening seketika menyeliputi kami berdua.
“Jinki-ah,minggu depan aku akan menikah”
DEEEGGG Mendengar kata kata itu hatiku hancur seketika.Hancur berkeping keping.Yeoja yang selama ini kucintai akan menikah dengan orang lain.Apakah dia tau perasaanku kepadanya selama ini? Rasanya sia sia bila aku mengatakan perasaanku sekarang.Badanku serasa lemas seketika,tapi kau harus kuat Lee Jinki.
“Jinjjayo?Uwaaaaa cukhaeeee” Aku berusaha tersenyum kepadanya.Meskipun ini senyuman pahit.Aku pun memeluknya sambil memberinya selamat.Yah mungkin ini pertemuan terakhir kami.
“Gomawoyooo,bolehkah aku meminta satu permintaan?”
“Tentu saja,kau kan sahabatku sejak dulu” Kata kata itu terlontar begitu saja dari mulutku.Mungkin ini memang bukan jodohku dan kata “sahabat” lebih tepat untuk kami.Dunia ini serasa tak adil.Tapi ini sudah kehendak yang diatas.
“Maukah kau jadi pendampingku saat di pernikahan nanti?”
“Tentu saja,sekali lagi selamat ya Minrin” Mengapa aku mau menerima permintaan itu?Apakah aku sudah terlanjur mencintainya?
“Oh ya Jinki-ah ini undangannya aku harus pulang dulu,jangan lupa arrachi? Annyeong”
Dia pergi begitu saja.Aku tersenyum membalasnya saat dia melambaikan tangannya.Badanku lemas sekali,sepertinya lebih baik aku pulang.
@ Jinki’s House
Sesudah mandi aku berjalan menuju ruang santai,rasanya segar sekali meskipun badanku masih lemas.Kulihat undangan yang diberikan Minrin tadi masih terbungkus rapi diatas sofa.Aku pun menghampiri undangan tersebut dan membukanya.
Undangan warna cokelat muda bersimbolkan “M&M”.Warna cokelat muda,warna favorit Minrin.Aku mulai membuka halaman halaman.
“M&M”
Choi Minho & Han Minrin
Ternyata lelaki beruntung yang mendapatkan Minrin adalah Choi Minho.Ya aku masih ingat Choi Minho.Dia sangat popular di SMA kami.Semua yeoja tergila gila dengannya.Dia mendapatkan sebutan “Perfect Man” yang sangat sesuai dengan dirinya yang sempurna.Dibandingkan denganku aku hanya namja biasa biasa saja,dan tak ada yeoja yang mau dekat denganku kecuali Minrin.
Rasanya aku ingin menangis sekarang.Namja macam apa aku ini?Cengeng sekali.Aku berusaha menahan air mataku meskipun membuatku sakit.Ya sakit yang amat mendalam.Luka yang tak bisa disembuhkan.Aku menaruh udangan itu dan menatapnya dengan tatapan kosong.
Aku pun memandang foto yang ada disamping tv.Foto seorang yeoja dan namja tertawa bersama.Sang yeoja merangkul namja itu dan sebaliknya.Mereka terlihat bahagia sekali.
Aku mendekat ke tv dan mengambil foto yang terbingkai indah itu.
“Apakah kau tau Minrin?Aku sangat mencintaimu…..” Aku menaruh bingkai itu dan menuju ke kamar,aku sangat lelah dan ingin tidur.
1 Week Later~
Aku sudah memakai tuxedo warna hitam untuk pernikahan Minrin nanti.Tak lupa sebelum berangkat aku berdoa kepada yang diatas.Tuhan,semoga aku kuat menghadapi semua ini.Aku tau ini semua adalah kehendakMu,dan aku akan mensyukurinya karena aku tahu,apa yang telah Engkau rencanakan pasti adalah yang terbaik untukku.
Sesampai di gedung pernikahan aku menuju tempat dimana Minrin dirias.Kulihat dia memakai gaun putih yang sangat sesuai dengan badannya dan membuat dirinya semakin cantik,sangat cantik.
“Jinki-ah,bagaimana?”
“Neomu yeppo” Jawabku kepadanya.Senyuman mengembang di wajahnya,aku pun ikut tersenyum dan aku sedikit memaksakan senyuman itu.
“Minrin-ah,cepat acara akan segera dimulai” Kata eomma Minrin.
“Jinki-ah,kajja”
“Ne” Jawabku singkat.Tuhan kuatkanlah aku.
Aku dan Minrin sudah siap menunggu aba aba agar kami memasuki ruangan.Aku menggandeng lengan Minrin,Aku berharap bahwa Choi Minho itu adalah aku.Mimik wajah Minrin menjadi khawatir,tangannya mendingin dan sepertinya dia nervous.
“Minrin-ah Hwaiting”  Aku mengepalkan tanganku dan memberinya semangat.
“Ne,hwaiting” Dia mengikuti gerakanku dan mimic wajahnya berubah agak tenang.
Saat kami berdua diberi aba aba kami langsung memasuki ruangan.Berjalan diatas karpet menuju altar.Dimana iya akan menyatakan janji suci dan menjadi istri sah dari seorang Choi Minho.Aku hanya bisa menghela napasku.Setelah Ia sampai di altar aku duduk di bangku kedua dari depan.
Selama acara itu aku hanya merenungkan nasibku.Yah mungkin memang ini belum saatnya untukku tahu apa arti dari cinta.Dan Tuhan mengajariku satu hal,bila kau mencintai seseorang buatlah orang itu bahagia.Tapi jika Ia bahagia dengan orang lain maka lepaskanlah dia.Mungkin dia akan lebih bahagia apabila dengan orang lain.
Meski itu terasa sakit aku akan berusaha melupakannya.Tapi apakah kau tau?Semakin lama aku berusaha melupakannya semakin dalam cintaku untuknya.
Sesaat aku berpikir mengapa Minrin tega melakukan ini kepadaku.Lalu aku sadar bahwa Minrin lebih mencintai orang lain.Mungkin lebih baik hanya satu orang saja yang tersakiti hatinya,yaitu aku.Aku tak mau Minrin tersakiti juga hatinya.
2 Hours Later~
Akhirnya acara selesai.Minho dan Minrin menuju keluar dan sesaat mereka berbicara kepadaku.
“Jinki,gomawo kau sudah mau menjadi pendamping Minrin” Kata Minho
“gomawo Jinki,kau memang sahabatku paling baik sedunia” tambah Minrin.
“Ahahaha aku tak melakukan apa apa kok,sudah sana kalian berdua berangkat,sopirnya sudah menunggu” Jawabku berusaha tersenyum kepada mereka berdua.
“Ya sudah,annyeong Jinki” Sapa mereka berdua.
Mereka berdua segera masuk kedalam mobil itu.Mobil itu mulai melaju semakin jauh dan jauh.
Ya mungkin ini sudah takdir.Takdir yang harus disyukuri.Takdir suka maupun duka.Dan aku mensyukurinya.Mungkin benar ini belum takdirku.Mungkin hati ini juga akan sakit sampai aku mati nanti dan aku harus berusaha melepaskannya.
Cinta
Hal yang dapat membuatmu bahagia dan sedih secara bersamaan
Dan terkadang kau harus melepaskan cinta
Demi orang yang kau cintai
Mungkin melepaskan cinta tidak mudah
Karena kau sudah terlanjur jatuh cinta dengan orang itu
Kau harus belajar melepaskan cintamu pergi
Meski hal itu membuat hatimu tersakiti
Tapi itu semua demi kebahagiaan orang yang kita cintai
Kita akan bahagia melihat orang yang kita cintai bahagia
Meski hal itu dalam arti melepaskannya pergi
THE END~
Akhirnya selesai huahahahahaha.Mungkin banyak yang aku ambil ceritanya dari mv doushite tapi ada perbedaannya kok.Aku suka banget tu lagu doushite,kapan kapan sih mau bikin yang versi stand by you *malah promosi* tapi gak janji loh ya.Soalnya liburan udah mau selese dan kayaknya waktu buat bikin ff bakal tersita Huaaaaaaa T.T.Ya udah gomawo ^^

[FF] Until The End Part 2

Annyeong,akhirnya part 2 bisa di post dengan perjuangan 45*lebe* mian kalo part yang ini kecepeten,trus ini sesuai request dhean karna ada onew nya hihihi
Happy Reading~^^

Title                : Until The End Part 2
Length            : suka suka saya :p
Genre             : Baca aja,nanti juga tau kok
Rating             : PG-15
Cast                :
  • ·        Choi Minho (SHINee)
  • ·         Lee Taemin (SHINee)
  • ·         Lee Jinki (SHINee)
  • ·         Kim Kibum (SHINee)
  • ·         Kim Jonghyun (SHINee)
  • ·         Park Chaerin
  • ·         Lee Nayoung
Disclaimer      : THE PLOT IS MINE!!!The cast belong to God,Family,and SME
Previous Part : Part 1/
I HATE PLAGIATOR!!!
Choi Minho POV~
“Ya Chaerin-ah,apa yang kau rencanakan hah?!”
“Ah anni,ini untuk kebaikan mereka berdua”Jawabnya tersenyum lega.
“Ah aku mengerti sekarang,kau jadi mak comblang antara mereka ya?”
“Bukan,aku jadi dukun.Tentu sajalah aku jadi mak comblang kau ini bagaimana”
“Haha pikiranmu mudah ditebak ternyata,yeoja aneh”Aku pun tertawa.
“Yak au jangan memulai perdebatan,aku sedang malas berdebat denganmu”
“Arra arra,aku juga sedang malas,kajja kita pulang”Ajakku padanya.
“Eng?Aku bisa pulang sendiri kok” Jawabnya.
“Tapi kan kau sudah bilang pada Jinki kalo kita akan pulang bersama,kajja”
Tanpa pamitnya aku menggandeng tangannya dan menuju tempat aku memarkirkan mobilku tadi pagi.
Lee Jinki POV~
Aku bingung dengan sikap Chaerin,apa maksud dia tidak mau kuantar pulang? Hei tapi kalau kuliat liat yeoja disampingku ini manis juga dan cantik sekali.Lee Nayoung.Beruntung sekali aku dikenalkan Chaerin dengan yeoja ini.Sepertinya dia pemalu.
“Engg Nayoung-ah kenapa kau diam saja?” Aku berusaha memecah keheningan antara kami berdua.
“Ah ne?Waeyo?”Ah sepertinya dia sedang melamun tadi.
“Aniyo,rumahmu dekat dorm kami kan?”
“Ah ne Jinki-ssi,hanya 1 blok dari dorm kalian” Setelah menjawab Ia menunduk lagi,aku jarang melihat Ia tersenyum,apakah Ia sama gugupnya denganku?
“Aigooo jangan panggil aku Jinki-ssi,itu terkesan formal sekali,panggil oppa saja” Aku tersenyum dan dia ikut tersenyum aigooooo cantik sekali jika dia sedang tersenyum.
“Ah ne Jinki-ssi….maksudku oppa” Dia tertawa lagi.Oke aku akan membuat lelucon agar Ia tersenyum.
Berhasil,sekarang dia juga tertawa.Kenapa jantungku berdegup kencang jika melihat Nayoung tertawa atau tersenyum,apakah ini namanya cinta pada pandangan pertama?
“Ah iya Nayoung-ah,apakah aku boleh minta nomor handphonemu?”
Lee Nayoung POV~
“Ah iya Nayoung-ah,apakah aku boleh minta nomor handphonemu?”
KYAAAA mimpi apa aku semalam,sudah pulang diantar Jinki oppa sekarang dia meminta nomor telephoneku.
“Ah tentu saja,ini” Kami saling bertukar handphone dan mengetik nomor kami masing masing.
“Ah sudah sampai,gomawo oppa sudah mau mengantarku.” Jelasku padanya.
“Ah gurae,Nayoung-ah…..”
“Hmmm?”
Jinki oppa mulai mendekatiku,pakah dia akan melakukannya? Refleks aku memejamkan mataku karena takut terjadi apa apa,tiba tiba ada yang berbisik ditelingaku,dan aku membuka mataku.
“Nayoung-ah tetaplah tertawa dan tersenyum,karena saat itu kau sangat cantik,arraci?”
DEEEG…..Jantungku serasa mau copot karena Jinki oppa berkata seperti itu,spertinya pipiku mulai merah,karena malu aku hanya menganggukan kepalaku.
“Kalo gitu aku pulang dulu ya,besok aku akan mengantarmu lagi,Annyeong Nayoung-ah” Sambil berlari dia mengerlingkan matanya.OMO!!!! Jangan buat aku mati konyol Lee Jinki.
Park Chaerin POV~
Ya ya ya,enak saja dia menggenggam tanganku.Tapi entah kenapa saat dia menggenggam tanganku rasanya saraf otakku mati semua,dan la membuat jantungku berdegup dengan kencang,semoga saja Minho tak tau.
“Ya mengapa tanganmu dingin,kau nervous ya bergandengan tangan dengan seorang Choi Minho?”Apa-apaan ini,GR sekali dia.Tapi ada benarnya aku memang nervous sekarang.
“Ya GR sekali dirimu ciiih” Aku memalingkan wajahku yang memerah,semoga saja dia tidak melihat wajahku yang memerah.
Kami sampai ditempat parkir mobil.Mobil sport warna hitam metalik milik Minho.Memang sepertinya dia satu satunya murid kelas 10 yang berani membawa mobil.
“Kajja masuk”
Didalam mobil suasana hening lagi.Minho menghidupkan mesin mobilnya dan mulai menjalankannya.
“Hey Chaerin-ah,apakah aku boleh meminta nomor telephonemu?” Tanyanya masih melihat lurus kejalanan.
“Ya untuk apa hah?!”
“Tentu saja untuk kerja kelompok kita,dasar pabbo yeoja,kau ingat tidak kata Kim songsaengnim tadi?” Seenaknya saja dia mengataiku pabbo yeoja.
“Ya jangan memanggilku pabbo yeoja,tentu saja aku ingat,ini nomor telephoneku”
Ya aku mengingat ingat kata Kim Songsaengnim tadi.
Flashback~
“Anak anak,kalian akan membuat  tugas kelompok”Kata Kim songsaengnim.
“Horeee,kelompoknya milih sendiri kan songsaengnim?”Tanya salah seorang murid.
“Ani,kalian harus bekerja dengan teman sebangku kalian,dan tidak ada tapi tapian,titik.”
Semua murid langsung lemas dengan jawaban Kim songsaengnim.
Flashback End~
“Hey mengapa kau cemberut?Kau tidak suka berpartner denganku?”Pertanyaan Minho berhasil membuyarkan lamunanku.
“Kalo tidak suka memangnya kenapa?Semua tipe namja itu sama,tidak mau membantu dalam hal tugas” Jelasku padanya.
“Mwo?! Dengar ya,aku bukan tipe namja yang seperti itu,arra?Aku akan membuktikannya”
Aha!!! Aku punya ide.
“Kalau kau mau membuktikannya begini saja,kau harus membantuku mendekatkan Jinki dengan Nayoung lalu tugas kelompoknya aku kerjakan,tapi kalau tak berhasil mendekatkan mereka berdua kau harus yang mengerjakan,bagaimana?”Kulihat Minho sedikit berfikir.
“Oke,aku menyetujuinya” Aku pun tersenyum puas mendengar jawabannya.
“Stooop!!!! Rumahku disini!!!”Aku teriak dan membuat Minho kaget.
CKIIITTTT suara rem mobil Minho terdengar.
“Yaa kau ini berteriak seenaknya saja!!!Kita bisa mati tau!!!!” Hah ternyata dia kembali ke sifat awalnya.
“Iya iya mian,oh ya gomawo atas tumpangannya Minho-ssi”
“Hey jangan panggil aku dengan embel embel ssi,pake saja oppa.”
“Ah ne Minho oppa,Annyeong”
Dan kulihat dia sedikit tersenyum kearahku.OMO!!! Kenapa jantungku berdegup kencang lagi?
Aku langsung masuk kedalam rumah dan semoga saja rencanaku besok berhasil.
TBC~
Tuh kan dikit banget,mian ya saya lagi gak mood bikinnya,gomawo~ ^^

Monday, December 27, 2010

[FF] Unexpected Love Part 4 [END]


Karena otak saya lagi kehabisan ide mian kalo part ini agak gaje & sedikit,jadi harap dimaklumi hehe.
Happy Reading~^^

Title                : Unexpected Love Part 4 [END]
Length            : Gak tau ._.v
Genre             : Romance,angst
Rating             : PG15
Cast                :
·         Kim Jonghyun (SHINee)
·         Choi Minho (SHINee)
·         Park Hyerin (As You)
·         Park Jungsoo (As Hyerin Appa)
·         Kim Heechul (As Jonghyun Appa)
Disclaimer      : THE PLOT IS MINE!!!The cast belong to God,Family,and SME
Previous Part             : Part 1/Part 2/Part 3/
I HATE PLAGIATOR!!!!
Minho POV~
DRRRTTT….DRRRRTTTTT…….
Handphoneku bergetar dan kulihat ada pesan dari nomor tak dikenal dan aku pun membuka pesannya.
From: 791xxxxxxxxx
Choi Minho temui aku di taman sekarang
Ada yang ingin kubicarakan denganmu
-Kim Jonhyun-
Ternyata ini nomor Jonghyun,tapi bagaimana ia tau nomorku?aku pun membalas pesannya.
To: 791xxxxxxxxx
Baiklah,aku akan segera kesana.
Send successfully.Aku pun bergegas menuju ke taman,dan sepertinya aku tau apa yang akan dibicarakan kami berdua
20.00 KST @ Park
Dari kejauhan aku sudah melihat Jonghyun duduk di kursi taman.Dapat kulihat dari ekspresi wajahnya dia sedang marah.Tanpa ragu kulangkahkan kakiku menghampiri Jonghyun.
“Hai Jonghyun,apa yang ingin kau bicarakan?” Tanyaku mencoba bersikap ramah.
“Hah ternyata kau masih punya nyali bersikap ramah padaku Minho” Jawabnya sambil memandangku dengan tatapan mengancam.
“Aku tak tau apa maksudmu Jonghyun” Aku berpura pura tidak tahu apa yang dia bicarakan,padahal aku tau apa yang akan dia katakan.
“Tidak usah bohong Minho,kau pasti tau apa maksudku.”Kurasa amarahnya mulai meluap luap,sekarang dia berdiri tepat dihadapanku.
“Ya ada apa denganmu Jonghyun,apakah ini tentang Hyerin hah?!!!”Amarahku ikut meluap dan mulai memancingnya.
“Tentu saja,kau pikir siapa dirimu datang datang dihadapanku bermesraan dengan Hyerin”
“Aku ini sahabat Hyerin sejak kecil,dan kau,siapa kau dekat sekali dengan Hyerin hah?!”
“Mwo?!! Aku ini namja chingunya,tentu saja dia dekat denganku,dan apa maksudmu tadi berciuman dengan Hyerin?!!” Kulihat Jonghyun semakin geram,bagus.
“Jadi kau melihat kami berciuman?Baguslah kalau begitu,hei apakah kau tau?mungkin lebih menyenangkan jika aku bermain main dengannya.”Jonghyun kupancing lagi
Jonghyun POV~
“Jadi kau melihat kami berciuman?Baguslah kalau begitu,hei apakah kau tau?mungkin lebih menyenangkan jika aku bermain main dengannya.”
Apa apaan orang ini,beraninya dia berbicara seperti itu,aku sudah tidak bisa mengontrol amarahku.
“MWO??!!APA YANG KAU KATAKAN?!!KURANG AJAR!!!!” Aku melayangkan kepalan tanganku kewajahnya.
Seketika Minho jatuh dan terbaring di tanah,dapat kulihat darah keluar dari mulutnya.Aku mendekati Minho dan menarik kerah bajunya.Kuarahkan kepalan tanganku kewajahnya dan perutnya.Di tengah tengah pertarungan kami Minho berkata.
“Wae??memang benar kan Hyerin lebih asyik untuk dimainkan ciiihhh” Mendengar kata-kata itu keluar dari mulutnya,amarahku meluap luap,saat aku akan mengarahkan kepalan tanganku tiba tiba………….
“HENTIKAAAANNN!!!!” Kudengar suara teriakan yeoja yang sangat kukenal,Hyerin.Kenapa dia bisa ada disini?
“Hentikan Jonghyun,apa yang kau lakukan pada Minho oppa??!!” Kulihat mata Hyerin mulai berkaca kaca,seketika aku menghentikan kegiatanku.Hyerin mendekat dan membantu Minho berdiri.Apa apaan ini?!
“Minho oppa,neo gwencana?” Hyerin terlihat khawatir.Pandangan Hyerin beralih kepadaku dengan tatapan tajam.
“Jonghyun oppa apa yang kau lakukan?tak kukira kau akan melakukan hal seperti ini,sepertinya aku salah memilih namja chingu” Tangis Hyerin mulai pecah.
Apa yang telah kuperbuat?Membuat yeoja chingumu menangis itu adalah kesalahan yang besar.Melihat Hyerin menangis aku ingin memeluknya.
“Hyerin-ah tunggu penjelasanku dulu-“
“Andwaaaee!!! Kau jahat oppa,Minho oppa kajja kita pulang” Setelah menghapus air matanya,Hyerin membantu Minho berjalan,kulihat Minho tersenyum kepadaku,senyum kemenangan.Awas kau Minho.
Setelah Minho dan Hyerin pulang aku duduk termenung di bangku taman merutuki nasibku.Kekerasan tidak akan memperbaiki masalah,tapi malah memperburuk,Pabbo Kim Jonghyun.Aku tidak mau kelhilangan Hyerin.Sudah kuputuskan untuk berbicara baik baik dengan Minho dan Hyerin besok.
Hyerin POV~
Di perjalanan menuju rumah aku terus memikirkan namja pabbo itu,Kim Jonghyun.Tega sekali dia berbuat seperti itu pada sahabatku.Air mataku menetes lagi.
“Hyerin-ah,neo gwencana?” Dengan cepat aku menghapus mataku.
“Ne gwencanayo,seharusnya aku yang bertanya kepadamu oppa” Aku pun menghapus darah disudut bibir Minho oppa,dan dia memegang tanganku.Badanku serasa membeku semua.Aku pun memaalingkan wajahku.
“Kajja oppa,lukamu harus diobati dulu”
21.00 KST @ Minho’s House
Aku mengambil kotak P3K yang ada dirumah Minho oppa.Setelah mengambilnya aku menuju ruang tamu dan mulai mengobati luka Minho oppa.
“Tahan oppa,ini akan perih”
“Aaawwww sakiiit”Jerit Minho oppa yang berhasil membuatku tertawa.
“Nah,sudah selesai” Kataku pada Minho oppa
“Gomawo Hyerin-ah”
“Cheonmaneyo oppa,aku pulang dulu ya”Saat aku akan bangkit dari sofa Minho oppa menarik tanganku.
“Cakkaman Hyerin-ah,ada yang ingin kutanyakan” Mimik wajah Minho oppa berubah menjadi serius.
“hmmm??”
“Apakah kau benar benar mencintai Jonghyun?” Minho menatapku dengan tatapan serius.
“Sudahlah oppa,jangan bicarakan orang itu lagi.” Aku tidak mau mendengar namja itu huh.
“Hyerin-ah jujur,apakah kau mencintainya?” Mataku memanas mengingat kejadian tadi,kata kata yang keluar dari mulutku yang seharusnya tidak kukatakan,sudah tak bisa ditahan lagi dan air mataku keluar.
Aku terus menangis hingga Minho oppa memelukku,aku menangis semakin kencang di pundaknya.
Minho POV~
Hyerin menangis di pelukanku,aku semakin memeluknya erat agar Ia tenang,Hyerin bukan lagi yeoja sekuat dulu,dirinya kini rapuh.Apakah ini gara gara kedatanganku?Mengapa aku menghancurkan kehidupan orang lain bahkan sahabatku sendiri?Apa yang aku lakukan?Haruskah aku melepaskannya? Tapi ada sesuatu yang mengganjal di hatiku,ya aku mencintai Hyerin,aku tak mau orang lain menyakitinya.
Setelah Hyerin mulai tenang aku pun berkata tepat di telinganya.
“Hyerin-ah kembalilah pada Jonghyun.”
“Tapi oppa-“Belum selesai Ia memberikan alasannya aku sudah memotong perkataannya.
“Sudahlah Hyerin-ah,ini semua bukan salah Jonghyun ini juga salahku,dan kau tau?Aku tak mau orang yang kucintai menderita karena ke egoisanku,maka kembalilah padanya.”Ya meskipun aku mencintai Hyerin aku harus belajar melepaskannya demi kebahagiaannya.
“Sekarang pulanglah,tak baik seorang yeoja bertamu malam malam ke rumah namja,dan ingat kau harus kembali pada Jonghyun,arra?” Aku tersenyum meskipun terpaksa,jauh didalam hati ini sakit,tapi aku harus melihat orang yang kucintai bahagia.
“Ne,gomawo oppa,kau memang sahabat yang paling baik seeeeeedunia,Annyeong”
“Annyeong”Balasku.Setelah aku menutup pintu aku memikirkan kata katanya.Sahabat? Ya mungkin sahabat sudah cukup untuk kami berdua.Semoga apa yang dikatakan orang orang benar,jangan mencari cinta karena cinta akan datang padamu dengan sedirinya.
~THE END~
Huaaaaaaa finalnya ancuuuuuuurrrrr ditambah pendek pula,tapi tenang aja masih ada kelanjutannya tapi berbeda judul,karena otak saya kehabisan ide lagi yang ini end sampe sini dulu ya,hehe
Gomawoooooo~ ^^

Sunday, December 26, 2010

[FF] Until The End Part 1


Hello hello bikin ff lagi nih,mumpung liburan bisa bikin ff tapi habis itu mikir soaaaaaaaal terus huhuhu T.T *nasib kelas tiga*
Ya udah langsung aja yuk capcus gan,cmiw~*mian lgi suka bahasa kaskus*
Happy Reading~^^

Title                : Until The End Part 1
Length            : suka suka saya :p
Genre             : Baca aja,nanti juga tau kok
Rating             : PG-15
Cast                :
·         Choi Minho (SHINee)
·         Lee Taemin (SHINee)
·         Lee Jinki (SHINee)
·         Kim Kibum (SHINee)
·         Kim Jonghyun (SHINee)
·         Park Chaerin
·         Lee Nayoung
Disclaimer      : THE PLOT IS MINE!!!The cast belong to God,Family,and SME
I HATE PLAGIATOR!!!
Park Chaerin POV~
Annyeonghaseyo,Jo ireumeun Park Chaerin imnida,aku baru saja lulus dari Daegu Junior High School dan akan melanjutkan sekolah di Seoul Senior High School.Aku pindahan dari Indonesia.Di Korea aku hanya tinggal sendirian di apartementku,ya meskipun umurku baru 15 tahun aku sudah terbiasa mengurus diriku sendiri dan setiap bulan keluargaku di Indonesia selalu mengirimkanku uang untuk kebutuhanku sehari hari.
Hari ini adalah hari pertama aku akan memulai kehidupan SMA-ku,rasanya waktu itu berjalan cepat sekali.Sepertinya baru kemarin aku mendaftar di SMP dan sekarang sudah masuk SMA.Hari ini aku sengaja bangun pagi karena aku tak mau terlambat di hari pertamaku masuk sekolah.Dengan sedikit tergesa aku menghabiskan sarapanku,setelah selesai aku mengambil tasku dan memakai sepatu yang ada didepan pintu apartementku.Setelah menali sepatu aku meninggalkan apartement dan menuju halte bus yang tepat di seberang apartemenku.
@ Seoul Senior High School
Akhirnya aku sampai di sekolah baruku,murid murid mulai bertebaran menuju kelas masing masing.Aku juga segera masuk ke dalam karena gerbang sekolah sudah mau di tutup,tiba-tiba…………..
TIIIIIIIIINNNN  BYUUUUUURRRR……..
Huuuaaaaaa sepatu dan kaos kakiku basah terkena air dari lobang di jalan,aku pun menatap mobil yang berhasil membuatku basah kuyup,ya meskipun Cuma sepatu dan kaos kakiku yang basah tapi tetap saja!!!
“KYAAAAAA BERHEEENTIII” Aku berteriak agar pengemudi mobil itu turun,bukannya berhenti tapi malah masuk ke halaman sekolah,aku pun membuntuti mobil itu sampai berhenti.
Setelah mobil itu berhenti aku langsung menghampiri mobil itu dan mengetuk kaca mobil itu.Sang pengemudi pun membuka kaca mobilnya dan membuatku kaget.Ternyata dia murid sekolah ini juga.Dan kulihat dia namja yang sangat tampan menggunakan sunglasses warna hitam,Ah ani ani,Hey Park Chaerin jangan begitu mudah jatuh cinta,aku mulai menggeleng gelengkan kepalaku.
“Waeyo?” Tanyanya dingin,dasar namja ciiiih.
“Ya apakah kau tak sadar apa yang telah kau perbuat hah?!”Aku pun meluapkan amarahku.
“Na??Setahuku aku tidak melakukan hal yang buruk,dan kau yeoja aneh minggir dari situ,aku mau turun” Dia menjawab dengan dingin lagi.
“Mwo??!!Ya kau telah membuat sepatu dan kaos kakiku basah kuyup,kau tau aku harus masuk kelas sekarang,bagaimana aku mengeringkannya?!!!”Amarahku meluap luap sekarang.
“Cukhaee!!! Apa peduliku terhadapmu yeoja aneh” Bukannya mengasihiku dia malah memberiku selamat.
“Ya Choi Minho” Suara 4 namja datang dari belakangku.
Choi Minho?Siapa itu?Apakah itu nama namja dingin didepanku ini?
“Ya Minho-ah,siapa yeoja ini?yeoja chingumu ya?!!”Kata namja yang bertubuh kekar.
“Mwoo??!!! Aniyo”Jawabku dengan Minho bersamaan dan kami menatap satu sama lain dengan tatapan aneh.
“Ya ya ya,kalian kompak sekali ckckck” Salah satu namja yang bertubuh kurus tertawa lepas melihat kami berdua.
“Ya agashi,kenapa kaos kaki dan sepatumu basah kuyup seperti itu hahahaha” Jawab namja yang berponi miring sambil tertawa.Menyebalkan.
“Sudahlah jangan seperti itu,kasian dia”kata namja yang berwajah imut,sepertinya dia yang paling baik diantara kelima namja ini.
“Oh ya,perkenalkan namaku Kim Jonghyun,dia Lee Taemin,Kim Ki Bum,Lee Jinki,dan dia Choi Minho” Jelas Jonhyun panjang lebar.Aku pun tersenyum dan membungkukkan badanku 90 derajat.
“Salam kenal,namaku Park Chaerin” Saat aku memperkenalkan diri,kulihat Minho menatapku aneh,akupun menatapnya tajam dan menjulurkan lidahku.Kulihat namja yang bernama Lee Jinki itu tersenyum melihat tingkahku,omona senyumnya manis sekali ditambah wajah imutnya itu,ya kenapa kau berpikiran yang seperti itu lagi  Park Chaerin.
“Kajja Jonghyun kita masuk” Minho dan Jonghyun pun meninggalkan kami berempat.Dasar Choi Minho dia tak bertanggung jawab,padahal aku masih basah kuyup seperti ini.
“Chaerin-ah gwencanayo?” Tanya namja yang memiliki suara manis,ternyata itu Jinki.
“Ah ne gwencana”Jawabku gugup.
“Aigoooo kau basah kuyup begitu kau bilang gwencana? Kajja kita ke koperasi,disana ada kaos kaki cadangan dan kau bisa mengeringkan sepertimu disana” Ternyata Jinki itu baik sekali,tidak seperti Choi Minho,hei mengapa aku memikirkan Choi Minho?
“Ah ne,gomawo Jinki-sshi”Jawabku sambil tersenyum.
“Ya tidak usah seformal itu” Jawabnya sambil tertawa,kenapa dia selalu tertawa dan tersenyum?
“Ah ne Jinki-ah”
“Yah kukira kau akan memanggilku oppa” Dia pun bergumam dan aku tidak bisa mendengarnya dengan jelas.
“Mwo? Mian aku tidak mendengarmu”
“Ah gwencana” Jawab Jinki sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal itu.
Setelah selesai dari ruang koperasi,aku dan Jinki berlari menuju kelas karena bel sudah berbunyi.Disela sela kami berlari Jinki bertanay kepadaku.
“Chaerin-ah,kau di kelas mana?”
“Aku di kelas 10-1”
“Waaaah tidak kusangka kita berenam sekelas” Jawabnya tersenyum lagi.
“Ah jinjja? Baguslah kalau begitu,aku tidak kesulitan mencari teman di kelas hehe”
“Haha kau ini lucu sekali” Sempat sempatnya Jinki bercanda padahal kami hamper saja telat masuk.
Saat aku dan Jinki masuk kelas,kulihat Minho menatap kami berdua dengan tatapan tajam,memang apa salahku sih sepertinya dia tidak menyukaiku huh.
Kuputuskan untuk duduk disebelah yeoja dengan rambut ikal.Aku memberanikan diriku berkenalan dengannya,
“Annyeonghaseyo,namaku Park Chaerin”Kemudian yeoja itu tersenyum kearahku dan memperkenalkan dirinya.
“Annyeonghaseyo Chaerin-ah,namaku Lee Nayoung” Sepertinya dia ramah.
“Ehm Chaerin-ah,apakah kau dekat dengan Jinki?” Dia bertanya sedikit berbisik dan membuatku bingung.
“Ne tentu saja,bahkan aku berteman dengan keempat teman yang lainnya”
“Jinjja?wah kau hebat sekali Chaerin-ah,baru pertama masuk sekolah sudah dekat dengan mereka”
“Sebenarnya itu pertemuan yang tidak sengaja hehe,memangnya mereka siapa?”
“Aigooo Chaerin-ah masak kau tak tau mereka berlima siapa?Mereka itu trainee SM entertainment dan desas desusnya mereka akan debut sebagai boyband bernama SHINee”
Mendengar Nayoung menjelaskan semuanya aku hanya ber “O” ria.Nayoung pun bertanya kembali.
“Chaerin-ah aku ingin bertanya sesuatu padamu tapi aku tidak enak”Aigoo polos sekali Nayoung ini
“Emang kamu mau tanya apa Nayoung-ah?”
“Eng……apakah kau yeoja chingunya Jinki oppa?sepertinya kau dekat sekali dengannya” tanyanya sedikit malu.
“Mwo?!! A-Aniyo,aku saja baru berkenalan dengan mereka pagi ini dan hal seperti itu mana mungkin.” Aku kaget apa yang ditanyakan Nayoung,benar benar membuatku shock sesaat.
“Ah syukurlah” Dia pun menghela nafasnya.
“Waeyo Nayoung-ah?” Aku kebingungan lagi.
“Sebenarnya aku hmmm aku eng….”
“Iya,sebenarnya kau apa Nayoung-ah?Aku penasaran nih” Nayoung berhasil membuatku penasaran.
“Tapi kau jangan bilang siapa siapa ya,Yakso?”
“Yakso” Aku pun berjanji.
“Sebenarnya enngg aku menyukai Jinki oppa” Dia berbisik lagi.
“Waaa jinjja?? Ckck kau ini polos sekali Nayoung-ah”
“Ya jebal Chaerin-ah,jangan bilang siapa siapa ya,terutama mereka berlima” Nayoung pun memohon kepadaku.
“Arra arra,tapi dengan satu syarat,saat istirahat nanti kau harus mentraktirku makan”Aku pun mulai bercanda.
“enggg Deaaaalll” Jawabnya dan kami pun tertawa bersama.
Tiba tiba Kim songsaengnim datang.
“Anak anak,selamat datang di Seoul Senior High School,semoga kalian betah bersekolah disini hahaha” Ternyata wali kelasku ramh juga.
“Ne songsaengnim” Jawab kami serempak.
“Baiklah,untuk mebuat kalian semua saling kenal songsaengnim akan mengacak tempat duduk kalian,pasangannya harus namja-yeoja”
“Aaah waeyo songsaengnim?” Keluh sekelas serempak.
“Hei hei hei,ini demi kalian semua juga kan,arra?”
“Ne songsaengnim” Jawab kami menyerah.
“Yah Chaerin-ah padahal kita baru saja berkenalan tapi harus berpisah tempat duduk sekarang”Kata Nayoung sambil mngerucutkan bibirnya.
“Gwencana Nayoung-ah,yang penting kita masih sekelas dan jangan lupa mentraktirku nanti oke?” Aku pun bercanda.
“Hahahaha oke”Kami berdua tertawa lagi.
Setelah Kim songsaengnim mengacak tempat duduk kami aku dibuat shock lagi.Kalian tau apa?Aku duduk sebangku dengan namja menyebalkan itu,Choi Minho.Dan kulihat Nayoung duduk sebangku  dengan Jinki,sepertinya ini langkah awal untuk mendekatkan mereka berdua,aku pun menoleh kearah Nayoung yang ada dibelakangku dan mengepalkan tanganku sambil berkata “hwaiting” untuknya.
“Ya yeoja aneh,apa yang kau lakukan?!diamlah,kau ini berisik sekali”Suara berat Choi Minho membuatku kaget.
“Ya memangnya siapa kau berhak mengaturku?”Jawabku ketus kepadanya.
Choi Minho POV~
“Ya memangnya siapa kau berhak mengaturku?”Jawabnya ketus kepadaku,dasar yeoja aneh.
Entah kenapa aku marah melihat ia berduaan dengan Jinki tadi.Ya Choi Minho,mengapa kau memikirkan yeoja aneh disampingmu ini?
Atau jangan jangan aku menyukainya? Ani ani,kau tidak boleh seperti itu Choi Minho.Tapi kalau dilihat dia itu cantik dan cuek,sesuai typeku.Setiap kali dia tertawa atau tersenyum hatiku berdebar dua kali lebih cepat.Ya sepertinya aku mulai menyukai Park Chaerin.
TEEEEEEETTTT…………….
Bel istirahat pun berbunyi,seluruh siswa berhamburan keluar dan kulihat Chaerin menghampiri teman yeojanya ke kantin.
“Ya Minho,kajja kita ke kantin”Ajak Taemin yang sepertinya sudah kelaparan.
“Ah ne,kajja” Kataku dan kami berlima berjalan menuju kantin.
Setelah memesan makanan kami mencari tempat duduk,dan kulihat Charin duduk bersama teman yeojanya sedang bercanda.Taemin sudah menuju kursi yang kosong tapi segera kucegah.
“Taemin,kita duduk disana saja” Jawabku.
“Ah ne,kebetulan disana ada Chaerin,kajja”Kami berlima menuju meja Chaerin.
“Annyeong Chaerin-ah,bolehkah kami bergabung?” Tanya Kibum penuh harap.
“Ah tentu saja,lebih rame kan lebih asyik hehe”Dia tersenyum.Dan kurasakan jantungku berdegup kencang.
TEEEEEEEEETTTT……..
Akhirnya bel pulang sekolah berbunyi juga,meskipun ini hari pertama masuk tapi sudah melelahkan.
Saat pulang aku melihat Jinki,Nayoung,dan Chaerin berjalan menuju gerbang.Aku mempercepat langkahku untuk mendekati mereka.
“Annyeong”Sapaku kepada mereka bertiga.
“Enng Chaerin kajja aku antar kau pulang,dormku kan searah dengan apartementmu”Tawar Jinki kepada Chaerin,sepertinya amarahku mulai meluap luap.
“Aku mau sih oppa tapi aku sudah diajak duluan dengan Minho,iyakan Minho?” Ia memandangku dan memberiku isyarat agar mengikuti rencananya.
“Ah n-ne,Aku sudah mengajaknya dulu.” Jawabku sedikit gugup.
“Lebih baik kau pulang bersama Nayoung,dorm-mu kan juga searah dengan rumah Nayoung”
“Ah betul juga yasudah kalo gitu,kajja Nayoung” Kulihat Jinki menarik tangan Nayoung dan berjalan menjauh dari kami.Setelah memastikan mereka berdua sudah jauh aku langsung bertanya pada Chaerin.
“Ya Chaerin-ah,apa yang kau rencanakan hah?!”
“Ah anni,ini untuk kebaikan mereka berdua”Jawabnya tersenyum lega.
“Ah aku mengerti sekarang,kau jadi mak comblang antara mereka ya?”
“Bukan,aku jadi dukun.Tentu sajalah aku jadi mak comblang kau ini bagaimana”
“Haha pikiranmu mudah ditebak ternyata,yeoja aneh”Aku pun tertawa.
“Yak au jangan memulai perdebatan,aku sedang malas berdebat denganmu”
“Arra arra,aku juga sedang malas,kajja kita pulang”Ajakku padanya.
“Eng?Aku bisa pulang sendiri kok” Jawabnya.
“Tapi kan kau sudah bilang pada Jinki kalo kita akan pulang bersama,kajja”
Tanpa pamitnya aku menggandeng tangannya dan menuju tempat aku memarkirkan mobilku tadi pagi.
TBC~

Mian motongnya kagak pas soalnya lagi kehabisan ide,hehe.Dan kayaknya banyak typo karena kebiasaanku suka nulis ff malem malem,mohon dimaklumi.Tunggu part kedua ya,annyeoooooonnggg ^^